Fadhilah Tasbih

Allah SWT mengawali tujuh suratNya
dalam al-Qur’an dengan tasbih. Betapa banyak ayat tasbih yang Dia
turunkan dalam KitabNya agar dipergunakan oleh manusia yang suka
bertasbih memanjatkan pujian kepadaNya.
Allah SWT berfirman:
“Langit
yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah.
Tak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memujiNya, tetapi kamu
semua tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha
Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS al-Isra’: 44)
“…dan
bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum
terbenamnya, dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan
pada waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang.” (QS ThaHa: 130)
Rasulullah saw bersabda:
“Ada dua kalimat yang ringan diucapkan tetapi berat timbangannya, dan sangat disenangi oleh Allah swt, yaitu: Subhaanallah wa bihamdidhi subhaanallahil ‘adzhiim” (HR Ahmad, Al Bukhari, Muslim, At-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibn Majah dari Abu Hurairah RA)
“Ucapan yang paling Allah swt sukai ada empat, yaitu:
Mahasuci Allah: سبحان الله
Segala puji bagi Allah:   والحمد لله
Tiada Tuhan selain Allah:    ولا إله إلا الله
Allah Mahabesar          والله أكبر:
Engkau boleh memulai dari yang mana saja.” (HR Ahmad dan Muslim dari Samrah bin Jundab RA)
“Barangsiapa
bertasbih kepada Allah swt setiap selesai shalat sebanyak tiga puluh
tiga kali, bertahmid tiga puluh tiga kali, bertakbir tiga puluh tiga
kali, sehingga berjumlah Sembilan puluh Sembilan, dan menggenapkannya
menjadi seratus dengan:  laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qodiir,
maka semua kesalahannya akan diampuni oleh Allah swt meskipun sebanyak
buih di lautan.” (HR Ahmad dan Muslim dari Abu Hurairah RA)
Mengucapkan:

سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر

Adalah lebih aku sukai dari pada terbitnya matahari.” (HR Muslim dari Abu Hurairah RA)
“Tasbih itu setengah timbangan, alhamdulillah, dan laa ilaaha illallah tidak ada penghalang dari Allah hingga ia sampai kepadaNya.” (HR Tirmidzi dari Ibnu ‘umar RA)
“Tidaklah
mati seekor binatang buruan, dan tidaklah ditebang tumbuh-tumbuhan
kecuali hal itu mengurangi jumlah tasbih.” (HR Abu Nu’aim dalam
al-Hilyah dari Abu Hurairah RA)
“Maukah aku ajarkan kepadamu
seperti apa yang diajarkan Nuh kepada anaknya. Kuperintahkan kamu agar
bertasbih kepada Allah dan memujiNya karena sesungguhnya ia adalah
shalawat dan tasbih semua makhluk, dan dengannya semua makhluk
dikaruniai rezeki.” (HR Ibn Abu Syaibah dari Jabir RA)
“Barangsiapa mengucapkan:

سبحان الله وبحمده

Seratus
kali setiap hari, maka semua kesalahannya akan dihapuskan meskipun
sebanyak buih di lautan.” (HR Ahmad, Al Bukhari, Muslim, An-Nasa’I dan
Ibn Majah dari Abu Hurairah RA)
Nabi saw bersabda kepada Ummul
Mukminin Juwairiyah RA, “Telah kukatakan empat perkataan sebanyak tiga
kali setelah dirimu berdoa, bila kata-kata itu ditimbang dengan apa yang
telah kau ucapkan maka dia akan seimbang, yaitu:

سبحان الله وبحمده عدد خلقه ورضاء نفسه وزنة عرشه ومداد كلماته

(HR Muslim dan Abu Dawud dari Juwairiyah RA)


(Sumber: www.dakwatuna.com)